JAWA TENGAH

Satreskrim Polres Grobogan Bekuk TNI Gadungan Pelaku Penipuan serta Menggasak Motor Korban

 

 

KARIMUNTODAY.COM,GROBOGAN,- Jajaran Satreskrim Polres Grobogan,Jawa Tengah, berhasil membekuk pelaku penipuan dan penggelapan motor. Modus tersangka dengan cara  berkenalan di medsos dengan mengajak ketemuan hingga menggasak motor korbannya.

Jajaran Satreskrim Polres Grobogan,Jawa Tengah,berhasil membekuk pelaku penipuan dan penggelapan motor korban. Pelaku adalah  Merif Prasetyo, asal Kecamatan Pasar Rebo,Jakarta Timur. Kejadian tersebut bermula dari proses perkenalan pelaku dengan korban,Desi Riyani ,warga Desa Rejosari,Kecamatan Kradenan.

Menurut keterangan pelaku, Merif, awalnya dia mengaku berkenalan pertama kali dengan korban melalui media sosial. Dalam perkenalannhya dengan korban,pelakua mengaku bekerja sebagai anggota TNI. Setelah berkenalan,pelaku kemudian datang ke rumah korban dan hendak mempersunting korban. “ Awalnya kenalan di facebook, kemudian mengajak korban untuk bertemu di Danyang,Kecamatan Purwodadi. Setelah korban datang,kemudian jalan-jalan hingga pasar Kuwu Kradenan. Setelah selesai jalan-jalan, saya kasih uang 300 ribu untuk berbelanja di toko pakaian.Kemudian motor korban saya bawa lari,” ucap Pelaku

Menurut Kapolres Grobogan, AKBP Choeron El Atiq modus penipuan tersebut dengan cara pelaku mengelabuhi korbannya melalui medsos. Dengan cara korban disuruh belanja. Setelah belanja pelaku kemudian membawa lari motor korban.  Saat ditangkap pelaku mengakui perbuatannya.” Setelah korban laporan, petugas kemudian melakukan penyelidikan, dan berhasil menangkap pelaku. Saat diinterogasi pelaku mengaku bernama Merif Prasetyo dan mengakui semua perbuatannya,” ucap Kapolres

Dari tangan pelaku,polisi berhasil mengamankan sebuah motor honda vario milik korban. Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 372 sub 378 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara.

Terkait dengan kejadian tersebut, Kapolres menghimbau agar warga berhati hati terhadap orang yang tidak dikenal dan jangan mudah percaya terhadap orang yang baru saja dikenal. “Saya himbau agar masyarakat berhati-hati. Jika mengaku anggota TNI atau polisi agar berkoordinasi dengan Koramil dan Polsek terdekat agar tidak terjadi hal-hal serupa,” imbau Kapolres.(*)

Laporan   : Nurulyadi

Editor      : Indra H Piliang


Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close