INDRAGIRI HILIRKEPRIPERISTIWA

Sekian Tahun Terbengkalai Kejari Inhil Minta Pasar Sungai Guntung di Fungsikan

Ket Photo : Susilo. SH, Kejari Inhil bersama unsur Muspika Kecamatan Kateman, tokoh masyarakat dan tokoh agama langsung melihat kondisi pasar bertingkat yang dibangun tahun 2006-2009 silam

Guntung,(KT) –Kepala Kejaksaan Ngeri Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, Susilo langsung melihat kondisi pasar rakyat yang terletak di jantung Ibukota Kecamatan Kateman Kabupaten Inhil pada Rabu siang (01/08).

Kejari Inhil bersama unsur Muspika Kecamatan Kateman, tokoh masyarakat dan tokoh agama langsung melihat kondisi pasar bertingkat yang dibangun tahun 2006-2009 silam. Dimana sampai saat ini belum ada titik terangnya kelanjutan bangunan yang bisa dikatakan sebagai ‘proyek terbengkalai tersebut.

Sebagaimana diketahui, masa silam adalah masa kegagalan pemimpin sebelumnya dengan menciptakan proyek terbengkalai seperti pasar rakyat. Wakil rakyat pada masa itu pun tak pernah mengawasi pembangunan sehingga Inhil utara tertinggal akibat kualitas wakil rakyatnya yang terkesan melempem.

Kajari Inhil Minta Pasar Rakyat ‘Terbengkalai’ Di Sungai Guntung Segera Difungsikan Saat Kajari Inhil berdialog dengan beberapa tokoh masyarakat dan tokoh agama di dalam pasar rakyat di lantai 2, Kajari Inhil Susilo mengatakan bahwa kedatangan untuk mengecek kembali.

“Kedatangan saya ini ke Kateman ini ingin melihat kondisi pasar rakyat yang sudah sekian tahun tidak difungsikan,” katanya.

Kajari meminta kepada Sekretaris Kelurahan agar mendata seluruh pedagang kaki lima agar nantinya apabila pasar rakyat ini sudah difungsikan, semua pedagang bisa terakomodir di pasar rakyat ini.

Dalam perbincangan antara Kajari Inhil dan unsur Muspika, tokoh masyarakat dan tokoh agama, ia akan melakukan mediasi dengan Pemkab Inhil.

“Saya akan mediasi dengan bapak Bupati Inhil HM Wardan agar secepatnya pasar rakyat ini difungsikan. pasar rakyat harus difasilitasi dulu dengan lampu penerangan dan air. Saya minta kepada seluruh tokoh masyarakat dan tokoh agama, unsur Muspika, mari kita saling bergandengan tangan agar pasar rakyat ini bisa difungsikan sebagaimana mestinya. Kalau untuk masalah hukum, itu nanti dulu kita bicarakan, yang penting kita fungsikan pasar yang sudah sekian lama menanti kehadiran pedagang untuk ditempati,” ujar Kajari.(*)

Laporan    : Ridho wartawan karimuntoday.com

Editor        : Helmy Ridar


Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close