JAWA TENGAH

Serahkan Puluhan Ribu Sertifikat Tanah, Jokowi bagikan Sepeda Gratis Warga Di Grobogan

KARIMUNTODAY.COM,GROBOGAN,-Presiden Joko Widodo Sabtu Siang (15/9) menyerahkan secara simbolis sertifikat hak atas tanah warga  di Grobogan,Jawa Tengah. Dalam acara inipresiden kembali memberikan hadiah sepeda kepada para warga yang bisa menjawab pertanyaan yang diajukannya.

Jokowi kembali memberikan hadiah sepeda kepada warga. Kali ini Jokowi memberikan dua warga yang berhasil menjawab pertanyaan yang dilontarkannya. Kali ini Purwanto (53) warga asal Desa Jangkungharjo,Brati dan dan Parminah (70) warga desa Mayahan, Grobogan. Sepeda tersebut diserahkan saat Jokowi hadir secara langsung dalam acara penyerahan 10.000 sertipikat hak atas tanah warga di stadion Krida Bhakti Purwodadi Grobogan.

Kepada Purwanto,Jokowi memberikan pertanyaan lima cabang olah raga yang digelar saat Asian Games 2018 di Palembang lalu. Purwanto pun berhasil menjawab pertanyaan yang diajukannya. Sementara kepada Parminah,Jokowi memberikan pertanyaan yang mudah. Ia hanya diminta untuk menyebut nama lengkapnya. Namun,nenek Parminah ini hanya menyebut nama singkatnya dan sempat diulang beberapa kali. Gelak tawa warga pun terdengar saat pertanyaan yang diajukan Jokowi dijawab. Jokowi pun kemudian memberikan sepeda kepada kedua warga tersebut.

Warga pun mengaku senang,selain sertipikat mereka sudah jadi,juga mendapat sepeda dan bisa bertatap muka langsung dengan Jokowi.” Saya senang mas,memang yang saya sudah inginkan dari rumah untuk ketemu dengan Pak Jokowi mau minta sepeda,” ucap Purwanto.

Menurut Presiden, pada tahun 2014, Indonesia membutuhkan sertipikat tanah sebanyak 116 juta bidang. Baru 46 juta bidang terselesaikan. Sehingga masih kurang 80 juta bidang sertipikat.Dari total kebutuhan sertipikat tersebut,setiap satu tahunnya BPN hanya mampu menyelesaikan 15 ribu setipikat.  Untuk menyelesaikan seluruh sertipikat tersebut warga harus menunggu menunggu 160 tahun agar lahan mereka bersertipikat. “ Kebutuhan seluruh sertipikat se Indonesia  116 juta,setiap tahun hanya bisa menyelesaikan 15.000 sertipikat, ya kalau dihitung-hitung harusmenunggu 160 tahun, apa mau menunggu 160 tahun lagi,” ungkap Jokowi

Sementara itu, lanjut Jokowi, target pada tahun 2016, 500.000 sertipikat, pada tahun 2017 naik menjadi 5 juta sertipikat. Pada tahun 2018 ini  naik menjadi 7 juta sertipikat di seluruh Indonesia. “Naik seratus kali lipat, dan rencananya tahun 2019 akan dinaikan menjadi 9 juta sertipikat,apa bisa, ya itu kerjaan menteri BPN. Kerja dengan saya harus ada target,” jelasnya.

Selain memberikan secara simbolis sertipikat warga,Jokowi juga mengajak warga untuk saling menghormati dan menghargai antar suku dan bangsa. Terlebih lagi masa-masa menejelang pemilihan. Baik pemilihan gubernur maupun presiden yang kian dekat. “ Saya minta jangan sampai terjadi gesekan dan saling mengejek antar tetangga hanya karena beda pilihan. Harus saling menghormati dan menghargai,” pinta Jokowi

Pada tahun 2018 ini Grobogan memperoleh 54 ribu sertipikat. 10.000 diantaranya dibagikan secara simbolis saat ini. Sementara itu, di Kabupaten Grobogan dari 780 ribu bidang yang sudah mempunyai sertifikat sebanyak 66 persen atau 520 ribu bidang tanah,sedangkan sisanya sebesar 260 ribu atau 44 persen belum bersertifikat.

Sementara itu Bupati Grobogan, Sri Sumarni meminta kementerian agraria dan tata ruang untuk menambah quota sertipikat tanah lebih banyak lagi di KabupatenGrobogan.” Kita berharap quota sertipikat hak atas tanah di Grobogan bisa ditambah lebih banyak lagi,” pinta Bupati (*)

Laporan    : Nurulyadi

Editor        : Indra H Piliang


Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close