JAWA TENGAH

Tradisi Boyong Grobog Peringati Hari Jadi Grobogan Ke-293

KARIMUNTODAY.COM,GROBOGAN – Ribuan warga Grobogan,Jawa Tengah, tumpah ruah di sekitar alun-alun Purwodadi,Grobogan, Minggu pagi (3/3). Mereka antusias untuk menyaksikan tradisi boyong grobog. Sebuah tempat pusaka yang merupakan cikal bakal nama Kabupaten Grobogan.

Ribuan orang mengikuti Peringatan Hari Jadi Kabupaten Grobogan Ke-293 yang diselenggarakan Pemkab Grobogan,Jawa Tengah. Prosesi acara dimulai dengan ritual “Boyong Grobog”. Memboyong “Grobog” dari Kecamatan Grobogan menuju kota Purwodadi sejauh 8 kilometer. “Grobog” merupakan cikal bakal nama Kabupaten Grobogan pada tahun 1726. Grobog adalah sebuah kotak kayu yang digunakan untuk menyimpan pusaka. Grobog tersebut merupakan peninggalan Pangeran Puger yang merupakan bupati pertama Grobogan.

Grobog dikirab dari Kecamatan Grobogan menuju kota Purwodadi, Untuk memperingati pindahnya pusat pemerintahan Kabupaten Grobogan, dari Kecamatan Grobogan ke kota Purwodadi pada tahun 1864. Kirab boyong grobog diikuti bupati dan seluruh pejabat pemerintah Kabupaten Grobogan. Bupati dan seluruh pejabat mengenakan pakaian adat jawa, layaknya seorang ratu bersama para punggawanya.

Sejumlah pusaka peninggalan bupati pertama, dimasukkan ke dalam Grobog, untuk selanjutnya dikirab menuju kota Purwodadi. Gunungan berisi hasil bumi turut diarak memeriahkan tradisi boyong grobog. Setelah diarak, gunungan kemudian diperebutkan di alun-alun kota Purwodadi.

Warga percaya bisa mendapatkan berkah dari gunungan yang terbuat dari hasil bumi tersebut sehingga mereka rela berdesak-desakan untuk rebutan.

“ Tiap tahun ikut rebutan gunungan.Ini dapat sayuran,buah untuk dimakan biar berkah,” ucap Budi warga setempat

 Menurut Sri Sumarni,Bupati Grobogan mengatakan, tradisi boyong Grobog ini untuk nguri uri budaya Jawa terutama para pendahulu. Yang dengan susah payah telah menbawngun Grobogan.

“ Ini merupakan tradisi turun temurun,untuk nguri-uri budaya Jawa terutama Grobogan,karena para pendahulu yang telah membangun Grobogan dengan susah payah,” ungkap Bupati

Bupati menambahkan,Kedepan semoga anak cucu bisa menghargai budaya tercinta di Indonesia,terutama di Grobogan.

“ Semoga kedepan Grobogan bisa lebih baik dan sejahtera secara meyeluruh. Kita bangun Grobogan yang lebih hebat,” harap Bupati (*)

Laporan  Achmad Nurulyadi S’ag

Editor       : Indra H Piliang


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close