NUSANTARA

UNGKAPAN RASA SYUKUR WARGA,PERANG NASI SEDEKAH BUMI RICUH DI GROBOGAN JATENG

 

KARIMUNTODAY.COM,GROBOGAN – Ratusan warga di Grobogan, Jawa Tengah ricuh. Kericuhan terjadi saat warga terlibat saling lempar nasi sedekahan dalam acara sedekah bumi. Banyak warga yang terkena lemparan nasi dalam tradisi rutin tahunan tersebut.

Aksi saling lempar nasi terjadi antar warga Desa Pepe,Tegowanu,Grobogan dalam tradisi sedekah bumi atau apitan yang dilakukan di balai desa setempat (4/8). Nasi sedekahan yang dibawa warga ini dibentuk bulat layaknya bom untuk dilemparkan ke warga lain. Aksi kejar kejaran warga pun terjadi hingga warga yang dituju terkena lemparan nasi. Meskipun terkena lemparan nasi,namun warga mengaku tidak marah meskipun sekujur badan mereka terkena lemparan nasi. Justru warga mengaku senang bisa mengikuti tradisi perang nasi yang diadakan setiap tahun sekali sedekah bumi. “ Udah sering mas,setiap acara sedekah bumi,pasti perang nasi, kita gak marah terkena lemparan nasi,malah kita senang” ucap Bambang, warga Pepe saat dilokasi.

Menurut Supriyanto,Kades Pepe,mengatakan,tradisi perang nasi ini sebagai ungkapan syukur warga atas hasil panen yang berlimpah. Setiap tahun tradisi perang nasi ini selalu dilakukan,karena warga meyakini jika terkena lemparan nasi ini akan mendapat berkah dan diberi hasil panen mereka melimpah. “ ini sudah menjadi tradisi,kita tidak bisa melarang warga,karena ini pesta warga. Warga percaya jika terkena lemparan nasi akan memperoleh berkah,tanamannya juga diberi panen yang melimpah,” tuturnya.

Setelah tradisi perang nasi selesai, dilanjutkan degan pengajian dan pentas seni pada malam harinya. Dengan sedekah bumi ini diharapkan warga Desa Pepe diberi keselamatan,keberkahan dan diberi hasil panen yang melimpah.(*)

Laporan    : Nurulyadi

Editor        : Indra H Piliang


Related Articles

2 Comments

  1. Keren Karimuntoday tampilannya Lebih enak dalam membaca artikel di Hp , sukses selalu tingkatkan terus Informasi informasinya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close