BATAMKEPRITANJUNG PINANG

Usai jum’atan Wagub Kepri Silaturahmi ke Warga, Warga Laporkan Masalah Tanjung Uma

KARIMUNTODAY.COM, BATAM – Wakil Gubernur H Isdianto bersilaturahmi dengan masyarakat Tanjung Uma, Silaturahmi dilangsungkan usai Wagub menunaikan shalat Jumat di Masjid Al Mukminin, Tanjung uma.

Dalam silaturahmi di rumah Raja Harum itu, diskusi berbagai permasalah Tanjung uma mengemuka. Isdianto tampak menyimak dan merekam pembicaraan agar permasalahan yang muncul segera teratasi.

“Saya berniat ingin meneruskan dan menyelesaikan yang belum terselesaikan. Terutama seperti yang pernah disampaikan almarhum H Muhammad Sani. Tentunya bersama dengan pak Nurdin Basirun, Gubernur Kepulauan Riau,” ujar Isdianto.

Dalam berbagai kesempatan, almarhum HM Sani memang sering bersilaturahmi dan menjemput aspirasi masyarakat Tanjung uma. Almarhum H. Muhammad Sani punya tekad kuat untuk menyelesaikan segala permasalahan yang ada di Tanjung Uma.

“Begitu besar kecintaan Almarhum terhadap Tanjung Uma ini,” ujar Isdianto.

Isdianto pun berkata, jika nanti ada pertemuan secara resmi untuk menyelesaikan persoalan penetapan titik-titik koordinat nanti seluruh perangkat RT RW harus ikut serta.

“Insya allah akan kita bantu, karena laut berada di provinsi, dan darat ada di BP Batam dan juga Pemkot Batam,” ujar Isdianto yang pada kesempatan itu didampingi Staf Khusus Gubernur Kepri Herizal Hood dan Saidul Khudri.

Tokoh masyarakat Tanjung Uma, Marzuki Husin dalam kesempatan itu menyampaikan masalah pengukuran 81 hektare lahan. Ada spesifikasi penentuan batas darat dan laut yang masuk dalam hitungan Kampung tua. Karena luasan laut, berada dit Provinsi dan darat berada di BP Batam.

“Mayoritas penduduk asli, tinggal di daerah laut,” Jangan sampai orang darat dapat sertifikat, orang laut pula yang mempermasalahkan,” ujar Marzuki.

Menurut Marzuki, almarhum HM Sani, sangat memprioritaskan Tanjung Uma. Jika Tanjung Uma selesai, Insya Allah, kampung tua yang lain akan selesai juga.

Dalam kesempatan yang sama tokoh masyarakat H. Zulkifli Ismail meminta agar ada kanal air di Tanjung Uma. Agar ketika hujan atau air pasang, tidak ada banjir ke kampung tua Tanjung uma,” Pintanya (*/r)

Laporan  : Ambok Akok

Sumber  : Sekretariat Wagub Kepri
Editor     : Indra H Piliang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close