KARIMUNKEPRI

Bupati Karimun Beserta Kepala Karantina Lepas Tiga Produk Pertanian ke Malaysia dan Filipina

KARIMUNTODAY.COM, KARIMUN – Bupati Karimun, Dr. H. Aunur Rafiq, S. Sos, M. Si. bersama Kepala Badan Karantina Pertanian, melepas 3 ( tiga ) produk Pertanian tujuan Malaysia dan Filipina bertempat di PT Saricotama Indonesia Jalan Tanjung Batu Sesup Laut Sengko Kecamatan Kundur. Selasa ( 21/5 ).

*Perdana! Ekspor Kulit Kayu Bakau ke Filipina Tambah Deretan Panjang Potensi Ekspor Pulau Karimun.

Pada Maret yang lalu, Kepala Bidang Pusat Kepatuhan, Kerjasama dan Informasi Perkarantinaan yang mewakili Kepala Badan Karantina Pertanian melepas 43 ton daging kelapa milik PT. Saricotama Indonesia ke negeri jiran, Malaysia. Hari ini, Selasa (21/5), Ali Jamil selaku Kepala Badan Karantina Pertanian secara langsung melepas 45 ton daging kelapa (setara Rp 360 juta) dan 15 ton air kelapa ke Malaysia (setara Rp 25.5 juta) serta 20 ton kulit kayu bakau (setara Rp 140 juta) ke Filipina. Ali Jamil optimis dengan program Agro Gemilang (Ayo Galakkan Ekspor Produk Pertanian oleh Generasi Milenial Bangsa) yang dicanangkan oleh Badan Karantina Pertanian, ekspor di Karimun dapat terus meningkat baik secara kualitas, kuantitas dan variasinya.

Berdasarkan data IQFAST tercatat sepanjang tahun 2018 jumlah ekspor daging kelapa tercatat sebanyak 4.975 ton atau setara dengan nilai ekspor Rp 39.302.500.000. Air kelapa juga turut menyumbang devisa negara sebesar Rp 1.316.000.000 dengan jumlah 940 ton sepanjang tahun 2018 dan untuk pertama kalinya 20 ton kulit kayu bakau diekspor ke Filipina dengan nilai ekspor Rp 140.000.000. Jumlah ekspor daging kelapa pada tahun 2019 meningkat 23.91% karena sampai Mei 2019, ekspor daging kelapa telah menginjak angka 1.767 ton setara Rp 14.136.000.000, sedangkan air kelapa mencapai 400,35 ton setara Rp 680.595.000. Ekspor alpukat ke Malaysia juga terjadi peningkatan sebesar 14.32% dibandingkan tahun lalu. Pada tahun 2018, jumlah ekspor alpukat 7.785 kg atau setara Rp 155.700.000. Sampai dengan Mei 2019, ekspor alpukat tercatat 4.630 kg atau setara dengan Rp 96.600.000.

Priyadi, Kepala Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Tanjung Balai Karimun mengaku bangga dengan potensi yang dimiliki oleh Pulau Karimun. Semua ekspor yang dikirim ke negara tujuan telah dipastikan sehat hingga diterbitkan Phytosanitary Certificate yang sesuai dengan persyaratan negara tujuan.

“Bulan Maret kemarin kita telah sukses mengakselerasi ekspor daging kelapa ke Malaysia. Kali ini, volume ekspor daging kelapa meningkat, ditambah lagi ekspor air kelapa. Bahkan untuk pertama kalinya, kita mengekspor kulit kayu bakau yang merupakan barang sisa tapi bernilai devisa,” jelasnya.

Priyadi juga menjelaskan bahwa total nilai ekspor sepanjang tahun 2018 untuk tiga komoditas ekspor unggulan Karimun seperti daging kelapa, air kelapa dan alpukat sebesar Rp 40.774.200.000, sedangkan hingga Mei 2019, total nilai ekspornya telah mencapai Rp 14.913.195.000 untuk komoditas yang sama.

Bupati Karimun, Dr. H. Aunur Rafiq, S. Sos. M. Si. yang turut hadir dan melepas ekspor tersebut mengapresiasi Badan Karantina Pertanian yang telah membantu mendorong perekonomian Karimun di sektor pertanian.

“Ekspor komoditas pertanian Karimun terjadi peningkatan dibandingkan bulan Maret lalu yang hanya mengekspor daging kelapa ke Malaysia. Kini ada tambahan ekspor air kelapa ke Malaysia, bahkan ada kulit kayu bakau yang diekspor perdana ke Filipina. Tak disangka, kulit kayu bakau milik Bapak Acin yang didapat dari Pulau Moro dan Durian Besar ini mampu mengharumkan nama Karimun hingga ke Filipina,” tutur Bupati Karimun

Bupati Karimun uga menjelaskan bahwa Pemerintah Daerah Karimun siap mendukung para eksportir agar usahanya dapat terus berkelanjutan. Pihaknya juga berharap, kegiatan ekspor ini dapat menginspirasi eksportir lain seperti nanas, pisang dan rumput laut untuk bangkit menghadapi pasar internasional.(*/r)

Laporan  : Rudyerwandi

Editor      : Indra H Piliang

Sumber   : Humas Pemkab

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
%d blogger menyukai ini: