KARIMUNKEPRI

Tim Gabungan F1QR Koarmada I Menangkap Penyeludup Narkoba Seberat 21 kg Dari Malaysia tujuan Tembilahan Riau

KARIMUNTODAY.COM, KARIMUN – Pada hari sabtu 13 juli 2019 Tim Gabungan F1QR Koarmada 1 telah berhasil menangkap seorang penyeludup Narkoba jenis sabu – sabu seberat 21 kg yang disimpan dalam kemasan teh china sejumlah 21 bungkus menggunakan 1 unit. Speedboat mesin Yamaha 40 PK ” Tanpa Nama” di perairan Karimun Anak.

Narkoba tersebut rencananya dibawa dari Malaysia tujuan Tembilahan Indragiri Hilir Riau.data nakhoda dengan inisial PI asal pulau kijang Indragiri Hilir seorang laki – laki dengan alamat jl Industri Rt 002 Rw 011 desa pulau kijang kec Reteh Kab.Indragiri hilir Propinsi Riau.

Barang bukti Narkoba jenis sabu – sabu dalam kemasan teh china sejumlah 21 bungkus dengan berat 21 kg senilai Rp 16 Miliar. Satu buah hp merek Oppo, satu buah hp merek Nokia, serta uang pecahan Rupiah Indonesia Rp 7.180.000 ,uang pecahan ringgit RM 3 , identitas KTP dan paspor atas nama PI serta ATM BNI.

Kronologis kejadian menindak lanjuti intelijen perihal adanya rencana penyeludupan Narkoba dari malaysiayang akan masuk ke Indonesia.maka pada hari sabtu tanggal 13 Juli 2019 pukul 03.00 Wib tim unit F1QR Lanal TBK melaksanakan Operasi Keamanan Laut Terbatas di perairan Karimun Anak.pukul 06.50 Wib mendeteksi 1 unit speed boat yang mencurigakan putar balik dan berusaha menghindar.

Selanjutnya dilaksanakan pengejaran hingga pukul 07.00 Wib Tim Unit F1QR Lanal TBK berhasil menghentikan laju speed boat, pada posisi koordinat 1 ‘ 8′ 761′ U – 103′ 26′ 295’ T.kemudian dilaksanakan pemeriksaan terhadap tekong a.n PI yang beralasan akan mencari ikan dengan menunjukan alat pancing di dalam boat.

Setelah itu Tim melakukan pengeledahan dan membongkar ujung haluan speedboat dan ditemukan Narkoba jenis sabu – sabu berjumlah 21 bungkus dengan total berat 21 kg pelaku mengaku. di janjikan pembayaran sebesar Rp 200.000.000 apabila berhasil, sudah dua kali menjadi kurir membawa Narkoba jenis sabu – sabu dari Tembilahan ke Pekanbaru.

Perbuatan pelaku yang diduga menyeludupkan Narkoba jenis sabu sabu seberat 21 kg dari Malaysia ke wilayah Indonesia melanggar UU RI No.35 Th 2009 tentang Narkoba dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup,” Tukas  Laksma TNI Arsyad Abdullah Danlantamal IV Tanjungpinang.

 Konfrensi pers tersebut juga dihadiri, Danlanal TBK Lekol laut (P), Catur Yogiantoro, S.E., M.Tr., Hanla,Kepala BNNK ,Kapolres, Kajari,Komandan Kodim, KPBC dan Ketua Pengadilan (*)

Laporan   : Rudy Erwandi

Editor       : Indra H Piliang

Loading...
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
%d blogger menyukai ini: