SIAK

Ketua BMRB Siak Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan Dan Kekompakan Antar Umat Jelang Pilkada Siak

KARIMUNTODAY.COM, SIAK – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Barisan Muda Riau Bersatu (BMRB) Kabupaten Siak, Julis Manyanto AMa. Dia menghimbau masyarakat khususnya yang berada di kabupaten Siak agar senantiasa menjaga kerukunan antar umat beragama, terlebih jelang Pilkada yang akan digelar beberapa bulan lagi untuk pemilihan Bupati dan wakil Bupati priode 2020-2024 mendatang di kabupaten Siak.

Hal ini disampaikan Julis Manyanto kepada Wartawan media ini saat ditemui di kediamannya Selasa (20/08/19) pagi tadi, dia mengajak agar kiranya masyarakat senantiasa untuk memegang teguh Pancasila yakni Sila Ketiga (Persatuan Indonesia-red).

Dikatakan dia, Negara Indonesia sangat lah kaya akan keberagaman suku dan budaya, di pisah dengan ribuan pulau, dan hal itu juga ada dalam masyarakat kabupaten Siak yang memiliki ragam budaya dan keyakinan.

“Pimpinan terdahulu kita berupaya untuk menyatukan dan itu berhasil, maka selayaknya lah kita menjaga apa yang di upayakan oleh tokoh terdahulu kita.” Ajaknya.

Oleh karenanya Julis mengajak kepada masyarakat kabupaten Siak agar tidak mudah terprovokasi oleh pemberitaan di media sosial yang kata dia belum dapat di pastikan tentang kebenarannya.

“Jangan kita menerima info media kita langsung menyatakan berita itu benar melainkan pelajari info dan yakini kebenarannya.” Ucap dia.

Kemudian kata dia berhubung masyarakat kabupaten Siak memiliki keyakinan Agama yang beragam, diapun mengajak masyarakat agar tidak terprovokasi oleh isu Agama yang menyebar melalaui media sosial yang belum dapat dipastikan tentang kebenarannya.

“Karena masalah Agama ini kan sudah di atur dalam undang-undang, setiap agama berhak menjalankan aturan agama sesuai keyakinan masing-masing. Namun jangan dengan mudah terprovokasi oleh isu perpecahan Agama. Karena semua agama tidak ada yang mengajarkan permusuhan namun kedamaian.” Kata dia.

Diakhir dia menghimbau kepada masyarakat kabupaten Siak, khususnya menjelang Pilkada dan setelah pilkada usai agar jangan mudah terpengaruh dengan perbedaan pilihan, “jangan karena beda pilihan kerukunan persatuan menjadi pecah, berbeda boleh, namun tetap menjaga kedamaian.” Tukasnya.(*)

 

Laporan : Idris Harahap
Editor     : Indra H Piliang
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
%d blogger menyukai ini: