KUANSINGRIAU

Komisi B DPRD Kuansing Minta Perusahaan Memberdayakan Masyarakat Sekitar

KARIMUNTODAY.COM, TELUK KUANTAN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, mengingatkan kepada semua perusahaan/PT yang beroperasi di wilayah Kabupaten Kuansing harus mampu memberikan dampak positif Bagi masyarakat, “Diharapkan dengan adanya Perusahaan- Perusahaan yang beroperasi didaerah ini, harus bisa memberikan kontribusi yang positif untuk masyarakat,” kata Azrori kepada wartawan di teluk kuantan Jum.at (25/10/2019).

Menurutnya berdasarkan informasi yang diterimannya ada 26 perusahaan besar yang beroperasi berada di wilayah Kuansing salah satu yang juga harus menjadi perhatian Perusahaan adalah dalam merekrut tenaga kerja harus mengutamakan tenaga kerja lokal, “Pada prinsipnya kita menyambut baik ada investasi di daerah ini. Dengan catatan harus bisa memberdayakan masyarakat di Kuansing khususnya,” cetus politisi PPP ini.

 Pada kesempatan itu, Azrori juga meminta kepada Pemkab Kuansing melalui instansi terkait supaya selalu mengawasi semua Perusahaan yang melakukan kegiatan usaha di Kuansing. Ini untuk memastikan Perusahaan melakukan kegiatan sesuai aturan yang berlaku dan memenuhi semua tanggungjawab kepada daerah dan masyarakat.

“Pengawasan terhadap Perusahaan harus terus dilakukan. Bila ada yang melakukan pelanggaran harus ditindak sesuai ketentuan yang berlaku. Intinya yang kita harapkan Perusahaan dan masyarakat harus bisa bekerja sama supaya bisa sejahtera,” pungkasnya.

Sebelumnya Komisi B DPRD Kuansing melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) ke salah satu perusahaan PT. TAL (Tamora Agro Lestari) di Desa Serosah Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, Saat melakukan sidak langsung dipimpin Waka I DPRD Zulhendri yang didampingi Ketua Komisi B Muslim dengan jumlah Anggota 10 Orang, Rabu kemarin (23/10/2019).

Saat melakukan Sidak Komisi B DPRD Kuansing ke PT. TAL Berawal Dari laporan masyarakat, DPRD Kuansing menerima beberapa laporan masyarakat,beberapa poin Di antaranya Harga TBS (Tandan Buah Segar), Limbah Perusahaan, Setelah Kami dari Komisi B melakukan sidak menemukan beberapa kejanggalan Di PT.TAL pertama Dalam soal harga TBS di PT. TAL terjadi selisih sekitar 200 rupiah (antara harga masyarakat lokal dengan pihak luar), tidak ada subsidi dari mobil luar.

 Kemudian soal pembuangan instalasi akhir (limbah) yang terdapat 11 kolam, terdapat pada kolam 1 sampai 4 diketahui Lay Out (tak ada) dan tidak ada sedimentasi pembuangan dan juga ada By Pas. ” Tanaman Enceng gondok yang terdapat di kolam. tidak bisa hidup, bagaimana air kolam bersih,” Jelasnya.

“ Jadi kami melihat, pembuangan limbah tidak jelas, dan terdapat by pas di antara kolam,” Paparnya.

Dia  mengingatkan kepada seluruh perusahaan yang ada di Kuansing untuk tidak melakukan pencemaran lingkungan oleh sebab itu dalam waktu dekat Kami akan menjadwalkan untuk melakukan sidak ke seluruh perusahaan yang ada di Kuansing. “ Kita ingin perusahaan yang ada, memberikan Dampak positif Dan kesejahteraan kepada masyarakat kita. Tak ingin kita keluar dari situ,” Ujarnya

Secara terpisah, Manager PT TAL (Tamora Agro Lestari) di Desa Serosah Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai konfirmasinya terkait temuan Komisi B Kuansing tentang ternyata tidak memiliki Lay Out dan tidak ada sedimentasi pembuangan dan juga ada By Pas, pada pembuangan instalasi akhir (limbah), belum dapat dimintai tanggapanya. (*)

Laporan   : Roder
Editor       : Indra H piliang
Loading...
 

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
%d blogger menyukai ini: