KUANSINGRIAU

Kondisi Jembatan Gantung di Kenegerian Kari, Kuansing Viral di Medsos

KARIMUNTODAY.COM, TELUK KUANTAN –  Jembatan Gantung yang berlokasi di Bandar Alai Kari, Kabupaten Kuansing Provinsi Riau, saat ini kondisinya sangat memprihatinkan, pasalnya kurun waktu 10 tahun di bangun  oleh Kementerian Desa belum terlihat tanda-tanda perbaikan hingga menjadi viral di media social padahal jembatan tersebut dibangun untuk memudahkan masyarakat untuk memperpendek rentang kendali antar desa.

Salah seorang Masyarakat Kenegerian Kari, Nerdi Wankomes pada postinganya di akun fb miliknya mengatakan, Sekali lagi saya meneteskan air mata melihat kondisi terkini Jembatan Gantung lokasi di Bandar Alai Kari, lebih10 Tahun tanpa sentuhan perbaikan, saya tahu ini aset Kementerian Desa, walaupun demikian perlukah diabaikan…???

Sebelum surat saya melayang ke Jakarta…mungkin lebih baik saya mengetuk hati para petinggi negeri ini untuk menengok atau mempelajari pengalihan aset Pusat ke Daerah…. Sekali lagi jangan diam…. Sekali lagi jangan biarkan kami korban untuk sebuah kepentingan dan ego elit negeri…. Biarkan kami beraktifitas dengan nyaman untuk mengisi rongga perut kami…. Sekali lagi kami minta maaf….jika kami banyak keinginan untuk negeri kami,” ucapnya

Selain itu ada juga komentar dari Warganet, Simon Taker Nurid yang mendukung keresahan hati Nerdi Wankomes dengan mengatakan, Mantap abang kami, buat gebrakan untuk nagori awak yg tercinta terus menerus,semoga sukses dan lansung ditanggapi oleh Nerdi Wankomes dengan mengatakan, kalo ndak di tanggapi awak cibo kirim sughek ko Jakarta diak….boapo ajak e sobonae e…

Ada juga komentar dari Warganet, Ari Anto yang mengatakan, Mana yg dulu yg pernah menjanjikan sebelum kampanye akan memperbaiki jembatan gantung bandar alai kari.. Ini sdh hampir 5 thn.. Janji tinggal janji, dan banyak lagi komentar-komentar lainya.

Secara terpisah, Bupati Kuansing, H. Mursini sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai konfirmasinya terkait agar hatinya terketuk melihat kondisi jembatan gantung tersebut agar diperbaiki atas permintaan netizen, belum dapat dimintai tanggapanya. (*)

Editor   : Lukman Hakim

 

 

Loading...
 

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
%d blogger menyukai ini: