ACEH TIMURDAERAHNADNASIONALNUSANTARA

Bupati Aceh Timur Tinjau Persiapan new Normal

KARIMUNTODAY.COM, ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur, H. Hasballah Bin H.M Thaib, SH yang didampingi oleh Assisten III Bidan Administrasi Umum, T. Reza Rizki, SH, M.Si melakukan kunjungan secara mendadak ke Pukesmas dan Kantor Camat Kecamatan Idi Tunong dan Pukesmas serta Kantor Camat Banda Alam pada Rabu siang (5/8/2020).

Kunjungan singkat serta mendadak tersebut sengaja dilakukan oleh Bupati Aceh Timur, H. Hasballah Bin H.M Thaib, SH dan Assisten III tersebut guna melihat langsung persiapan Pukesmas dalam fase New Normal dalam menangulangi wabah Civid-19.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Aceh Timur masih menjumpai para PNS baik Kontrak maupun Bhakti masih ada yang tidak mengunakan masker, padahal didalam protokol kesehatan new normal jelas disebutkan wajib mengunakan masker bagi para PNS, Tenaga Kontrak dan bakti dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat secara langsung guna menghindari penularan secara langsung terhadap virus corona tersebut,

“ kita hari ini meninjau langsung persiapan mereka di Kecamatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan mengunakan standar kesehatan, kalau mereka sendiri tidak mengunakan masker bagaimana masyarakt juga mau mengunakan masker sebab para aparatur sipil Negara tersebut mereka harus bisa memberikan contoh kepada masyarakat agar menjaga kesehatan sesuai stadart protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah dan kita akan melakukan tindakan tegas kepada aparatur yang tidak mengunakan masker ketika memberikan pelayanan kepada masyarakat.,” tukasnya

upati Aceh Timur, H. Hasballah Bin H.M Thaib, SH dan Assisten III, T Reza Rizki, SH, M.Si sedang berbincang dengan Camat Idi Tunong mengeni kesiapan Kecamatan tersebut di fase New Normal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat agar roda pemerintahan di tingkat Kecamatan tetap berjalan normal.

Untuk itu akan dikenakan Sanksi sesuai Peraruran Pemerintah No. 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS Pasal 3 Ayat 4 dan Ayat 14 dimana karena tidak Menaati segala ketentuan peraturan perundang-undangan sebagai PNS dan tidak Memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat, berupa hukuman Hukuman Disiplin Tingkat Sedang berupa :

  1. penundaan kenaikan gaji berkala  selama 1 (satu) tahun;
  1. penundaan kenaikan pangkat selama 1 (satu) tahun; dan
  1. penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 1 (satu) tahun.

Sementara bagi tenaga kontrak dan tenaga bhakti akan kita rumahkan” ujarnya dan oleh karena itu ia meminta Assisten III untuk mendata nama-nama mereka.

Tindakan ini dilakukann untuk memberikan pelajaran bagi aparatur pemerintahan di Aceh Timur agar bisa mematuhi standar protokol kesehatan. Selain mematuhi standar kesehatan, bupati juga menghimbau para Camat agar menjaga keberisihan linggkungan kerja agar tetap bersih dan nyaman serta menyiapkan sarana cuci tangan yang layak bagi masyarakat.

Selain itu, Bupati Aceh Timur juga meninjau langsung kesiapan pihak Puskesmas dalam menangani pasien yang positif mengidap atau terjangkit virus corona tersebut, dimana salah satu yang paling utama adalah ketersediaannya ruang rawat isolasi bagi pesien penderita covid-19 dan jika Puskesmas tidak memliki fasilitas tersebut, bupati menyarankan kepala Puskesmas untuk berkoordinasi dengan camat setempat untuk menyewa sebuah rumah untuk dijadikan tempat melakukan isolasi bagi pasien yang positif Covid yang tidak memungkinkan untuk di isolasi di rumah mereka masing-masing seperti pasien positif covid tanpa gejala apapun, atau yang menderita gejala ringan . hal ini dilakukan untuk meminimalisir penularan wabah Covid-19 tersebut.

Dalam kunjungan singkat serta mendadak tersebut, Bupati Aceh Timur beserta Assiten III diterima oleh para kepala Puskesmas dan camat di masing-masing kecamatan. (*)

Laporan  : Iwan Saputra
Editor      : Lukman Hakim

Loading...
 

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
%d blogger menyukai ini: