KEPRIKUNDUR

Setelah Dinyatakan Negatif Covid-19 Camat Kundur Utara, Isnaidi Gelar Syukuran

KARIMUNTODAY.COM, KUNDUR UTARA – Sebagai wujud syukur setelah dinyatakan negatif dari Covid-19, Isnaidi Camat Kundur Utara Kabupaten Karimun Propinsi Kepri melaksanakan kegiatan syukuran bersama jajarannya pada Senin 3 Agustus 2020.

Kegiatan syukuran tersebut dilakukan atas rasa syukur setelah Camat Kundur Utara (Isnaidi red) dinyatakan bebas dari Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19.

Berdasarkan rapid test terhadap Isnaidi  Sebelumnya dinyatakan reaktif atau tertular Corona Virus Disease (Covid-19) namun setelah hasil swap keluar akhirnya Camat Kundur Utara dinyatakan negatif.

Sehingga kegiatan selamatan atau syukuran dilaksaakan dikantor Camat Kundur Utara yang diprakarsai oleh jajaran Camat Kundur Utara pada Senin 3 Agustus 2020, dihadiri oleh Kapolsek Kundur Utara AKP Edi Suryanto Dan juga beberapa tokoh masyarakat Kundur Utara.

Kepada awak media ini Camat Kundur Utara (Isnaidi red) mengatakan kenduri selamatan semacam ini merupakan kegiatan yang sering dilakukan oleh Camat-Camat sebelumnya di Kundur Utara.

Namun untuk kali ini kenduri atau selamatan ditengah Covid-19, dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur karena berdasarkan hasil rapid test maupun swap atas dirinya telah dinyatakan negatif dan bebas dari Virus Corona atau Covid-19.

Syukur Alhamdulillah kami bebas dari Virus Corona, kami bersyukur kepada Allah SWT kerena dari hasil rapid maupun swap kami dinyatakan negatif, tutur Isnaidi dengan penuh syukur, saat dijumpai dicela-cela kegiatan syukuran, Senin 3 Agustus 2020.

Kapolsek Kundur Utara, AKP Edi Suryanto saat diminta tanggapannya mengatakan, puji dan syukur kita kepada Allah SWT atas dinyatakannya Camat Kundur Utara, Isnaidi negatif dari Virus Corona atau Covid-19.

Sehingga pada hari ini jajaran Camat Kundur Utara melaksanakan kegiatan syukuran setelah Bpk Isnaidi, dinyatakan negatif atau bebas dari Covid-19, kata Edi Suryanto.

Selain itu Edi Suryanto berpesan agar masyarakat tetap tenang jangan ada kepanikan terhadap isu berlebihan yang beredar di media sosial khusunya Facebook, sebab kerap terjadi kabar burung yang sambung-menyambung sehingga membuat kepanikan masyarakat luas padahal kabar tersebut belum ada kepastian, tutur AKP Edi Suryanto, penuh harap. (*)

Laporan   : Majid
 Editor      : Lukman Hakim

Loading...
 

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
%d blogger menyukai ini: