KEPRIKUNDUR

Lahan Parkir Kecamatan Kundur Dikhawatiran Jadi Pertikaian, Ketua Melayu Raya Pulau Kundur Tagih Janji Bupati Karimun

KARIMUNTODAY.COM, KUNDUR – Sebelum Lahan parkir di Kecamatan Kundur menjadi pertikaian lebih jauh, Bupati Karimun dan Dishub yang membidangi perparkiran diminta secepatnya mengambil sikap.

Lahan parkir di Kecamatan Kundur kian dikhawatirkan menjadi sebuah pertikaian sehingga sangat diperlukan kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun khususnya Dishub yang membidangi perparkiran.

Dari berbagai sumber yang didapat media ini dilapangan sebelumnya lahan parkir di Kecamatan Kundur dikelola oleh Ikatan Pemuda Kundur (IPK).

Namun sudah beberapa bulan ini tidak lagi dikelola oleh Ikatan Pemuda Kundur (IPK) sehingga parkir di Kecamatan Kundur berjalan tanpa ada kepastian hukum.

Hasil pantauan media ini dilapangan Selasa 8 September 2020, terkait lahan parkir di Kecamatan Kundur yang mulai dikhawatirkan akan menjadi pertikaian.

Menurut salah seorang yang enggan di subut namanya oleh media ini menerangkan, lahan parkir Kecamatan Kundur yang mulai menjadi pertikaian saat ini, konon beberapa waktu lalu H.Aunur Rafiq Bupati Karimun, pernah melepaskan ucapan untuk memberikan kepada Ormas Melayu Raya Pulau Kundur  sebagai pengelola lahan parkir di Kecamatan Kundur.

Mochrizal Ketua Melayu Raya Pulau Kundur saat dijumpai media ini, Selasa 8 September 2020 dikediamannya membenarkan kalau H.Aunur Rafiq Bupati Karimun pernah berpesan agar lahan parkir tersebut dikelola oleh Melayu Raya Pulau Kundur.

Menurut Mochrizal (Ketua Melayu Raya red) beberapa waktu lalu saat peresmian pasar Mutiara Kecamatan Kundur, dirinya meminta kepada Bupati Karimun H.Aunur Rafiq untuk mengelola lahan parkir tersebut atas nama organisasinya, alhasil permintaanya disetujui secara lisan tutur Mochrizal.Namun sampai saat ini lahan parkir di Kecamatan Kundur yang seharusnya menjadi salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah masih dikelola secara liar.

Kendati demikian Mochrizal, meminta Pemerintah Kabupaten Karimun dan Dinas yang berwenang untuk mengambil sikap agar lahan parkir tersebut tidak menjadi pertikaian.

Selain itu Mochrizal juga meminta dan menagih janji Bupati Karimun H.Aunur Rafiq terkait permintaannya yang mengatas namakan Melayu Raya beberapa waktu lalu saat peresmian pasar Mutiara, tutur Mochrizal pada karimuntoday.com dikediamannya Selasa 8 September 2020.

Secara terpisah, Bupati Karimun, H. Aunur Rafiq sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai konfirmasinya. (*)

Penulis  : Majid
Editor     : Lukman Hakim

 

 

Loading...
 

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close
%d blogger menyukai ini: