KARIMUNKEPRIKUNDUR

Kasus Covid-19 Di Kabupaten Karimun Kian Meningkat, Protokol Kesehatan di Pelabuhan Tg Berlian Diperketat

KARIMUNTODAY.COM, KUNDUR – Kasus baru dan angka Covid-19, di Kabupaten Karimun Propinsi Kepri, terus meningkat, begitu pula dengan angka kematian yang dinyatakan positif Covid-19, juga ikut bertambah.

Dari pesan WhatsApp yang diperoleh karimuntoday.com pada Senin 19 Oktober 2020, ada sekitar 30 orang pasien pasitif Covid-19, yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Karimun akan dilarikan ke Rumah Sakit Covid-19, Galang Batam. Sejumlah pasien tersebut akan dilarikan ke Rumah Sakit khusus Covid-19, Galang Batam, mengingat melonjaknya pasien yang dinyatakan positif Covid-19, sehingga Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Karimun, tidak mampu lagi menampung pasien positif Covid-19.

Info yang diperoleh karimuntoday.com dari salah satu pemilik akun WhatsApp pada Senin (19/10/20) ada sekitar 25 sampai 30 orang pasien positif Covid-19, dari Karimun akan dilarikan ke Rumah Sakit Pulau Galang, dikarenakan membludaknya pasien Covid-19, di Karimun, sehingga Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karimun sudah tidak mampu menampung jumlah pasien yang terpapar, oleh karenanya masyarakat diminta untuk berhati-hati dengan klaster Saipem, pesta pernikahan, kedai kopi dll, demikian isi pesan WhatsApp tersebut.

Kendati demikian mengingat tingginya peningkatan kasus yang dinyatakan positif Covid-19, di Kabupaten Karimun, Kepal Satuan Kerja Pelabuhan Tg Berlian memperketat penjagaan dan melakukan penegakan sistem protokol kesehatan di pelabuhan Tg Berlian, mulai Senin (19/10/20).

Dari konfirmasi tertulis yang diterima karimuntiday.com dari Kepala Satuan Kerja Pelabuhan Tg Berlian (Agus Sutrisno) Senin (19/10/20) mengatakan.

Menurut, Agus Sutrisno, dengan berbagai informasi yang kita terima tentang meningkatnya kasus penyebaran Covid-19, serta melonjaknya pasien yang dinyatakan positif Covid-19, di Kabupaten Karimun, jajaran perhubungan laut, Tg Berlian melaksanakan penegakan sistem protokol kesehatan secara ketat.

Hal tersebut dilakukan sebagai usaha dan ikhtiar untuk memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19, tutur Agus Sutrisno melalui konfirmasi tertulis, Senin (19/10/20).(*)

Penulis  : Majid
Editor    : Lukman Hakim

Loading...
 

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close