JAWA TENGAH
Diduga Tak Sesuai RAB, Pekerjaan Pembangunan Gedung SDN 1 Ngabenrejo Senilai 1,36 Miliar Diprotes Warga

KARIMUNTODAY.COM, GROBOGAN,- Belasan warga Desa Ngabenrejo,Grobogan,Jawa Tengah,melakukan aksi protes kegiatan pembangunan gedung SD Negeri 1 Ngabenrejo,Grobogan. Mereka protes lantaran pekerjaan pembangunan gedung yang dilaksanakan pihak ketiga tersebut, diduga tidak sesuai dengan gambar dan RAB. Menurut warga pekerjaan pondasi bangunan tanpa dipasang cakar ayam.
Warga Desa Ngabenrejo,Grobogan,yang rata rata wali murid SD Negeri 1 Ngabenrejo itu,langsung mendatangi lokasi SD Negeri 1 Ngabenrejo yang sedang dilakukan pekerjaan pembangunan gedung sekolah oleh pihak ketiga.
Menurut Hartanto, warga setempat mengatakan, mereka protes lantaran pihak ketiga yang melaksanakan pekerjaan pembangunan gedung tersebut,tidak mengindahkan saran dan masukan warga saat dimulainya pekerjaan. Pasalnya,pekerjaan pembangunan gedung sekolah yang baru dimulai dua minggu itu, pondasi bangunan tidak dipasang cakar ayam.
“Kita protes karena pekerjaan bangunan tidak sesuai. Masak bangunan sepanjang ini pondasinya tidak ada cakar ayamnya. Kita sudah memberi masukan tapi tidak diindahkan pihak kontraktornya,”ujar Hartanto,warga setempat.Selasa (15/8/2023).
Ia menambahkan, karena kita beri masukan tidak direspon sebagai bentuk kepedulian warga,mendatangi lokasi untuk melakukan protes agar pekerjaan dihentikan sementara.
“ Kalau bangunan gedung pondasinya tidak ada cakar ayamnya bisa membahayakan siswa. Padahal di RAB ada cakar ayamnya. Ini sudah tidak sesuai gambar,”ucap Hartanto.
Sementara Kristiyanto,selaku pengawas lapangan langsung menghentikan pekerjaan pembangunan gedung untuk sementara waktu,dan akan melakukan konsultasi kepada pihak Dinas Pendidikan.
“Kita tanggapi warga, kita menghentikan pekerjaan pembangunan untuk sementara waktu,dan kiat konsultasikan ke dinas langkah apa nanti yang diambil. Dibongkar apa tidak kita ikut arahan dinas,”ucap Kristiyanto.
Pekerjaan pembangunan gedung atau Revitalisasi SDN 1 Ngabenrejo tersebut, berasal dari Dana Alokasi Umum Mandatory Tahun 2023 senilai 1,36 miliar rupiah. Dana tersebut dikerjakan pihak CV. Setya Budi selaku pemenang tender proyek.
Rencananya anggaran tersebut untuk pembangunan 5 ruang kelas baru,mengingat kondisi bangunan gedung SDN 1 Ngabenrejo yang rusak parah.
Hingga berita ini diunggah, pihak ketiga pemilik CV.Setya Budi selaku pemenang tender proyek belum bisa dikonfirmasi, begitu juga Kadisdik Pemkab Grobogan belum dapat dimintai tanggapanya. (nur)
