
KARIMUNTODAY.COM, PEKANBARU, – Pembangunan Jembatan Merah Putih di Kelurahan Pematangkapau, Kecamatan Kulim disambut antusias masyarakat. Karena jembatan lama yang terbuat dari kayu selain ukurannya kecil yang kondisinya sudah lapuk dikhawatirkan dapat membahayakan.
Kapolsek Kulim Kompol Didi Antoni, SH, MH, melalui Aipda Ari Marenda, S.Sos selaku Bhabinkamtibmas Pematangkapau mengatakan, Jembatan beton yang dibangun merupakan program pemerintah pusat melalui Kapolri yang dilaksanakan langsung oleh Polda Riau. Proyek yang difokuskan pada akses vital masyarakat di daerah terpencil ini bertujuan untuk memperkuat infrastruktur pedesaan pada awal 2026.
“Tujuannya untuk memastikan keamanan akses warga, terutama anak sekolah, serta mendukung pergerakan ekonomi desa,” ujar Aipda Ari Marenda, S.Sos, Rabu (8/4/2026).
Lanjutnya, pengerjaannya dipimpin Kasilog Sat Brimob AKP Shawaludin SH, didukung10 personil Brimob, 5 personil Polsek Kulim serta relawan Harmoni Nusa sebanyak 8 orang.
Ditinjau Anggota DPRD
Pembangunan dua jembatan Merah Putih di dua lokasi di RW05 dan RW03 Pematangkapau ini turut menjadi perhatian H Muhammad Sabarudi ST, Anggota DPRD Kota Pekanbaru. Usai melakukan reses di RW05, Anggota Fraksi PKS ini langsung meninjau pembangunan dua jembatan yang dikerjakan personil polisi Polda Riau tersebut.
Sabarudi yang turut didampingi Kasi Pemerintahan Kelurahan Pematangkapau Rony Rezky, S.E
mengapresiasi program Jembatan Merah Putih dari pemerintah pusat melalui Polri yang dilaksankan Polda Riau. Karena sangat membantu akses vital masyarakat, baik anak sekolah, masyarakat petani dan lainnya.
Melalui program ini setidaknya memberikan solusi dan memberi kenyamanan atas kesulitan masyarakat. Tentunya sangat membantu Pemerintah Kota Pekanbaru, yang tentu dalam pelaksanaan mesti menunggu anggaran. “Semoga program ini dapat mempermudah akses masyarakat, dan mendorong kemajuan daerah setempat,” ujar Sabarudi.
Pantauan lapangan, dua jembatan dibangun masing-masing di Jalan Daru-daru 7 di RW05 sepanjang 8 meter dengan lebar 2,7 meter dan jembatan penghubung antara wilayah RW03 dengan RW01 dengan panjang 6,5 meter dan lebar 4 meter. Pekerja proyek memperkirakan masa pengerjaan selama 12 hari kerja.
Saat ini, pekerjaan hari ketiga sedang berlangsung, didukung tenda komando dari kesatuan Polri. (*)