JAWA TENGAH

Dukung Pertanian Berkelanjutan, TIS Energy dan Joglo Tani Edukasi Petani Grobogan Buat Pestisida Alami

KARIMUNTODAY.COM, GROBOGAN – Puluhan petani di Desa Pranten, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, mendapatkan bekal ilmu baru dalam mengelola lahan pertanian mereka. Melalui program NATATANI LESTARI, TIS Energy menggandeng Joglo Tani Yogyakarta menggelar pelatihan pembuatan pestisida alami yang ramah lingkungan.

​Langkah ini diambil sebagai upaya menekan ketergantungan petani pada bahan kimia, sekaligus menjaga ekosistem lahan agar tetap produktif dalam jangka panjang.

​Ramuan Alami: Dari Dapur ke Sawah

Petugas dari Joglo Tani, Edi Junaidi, menjelaskan bahwa bahan-bahan yang digunakan sangat mudah ditemukan di lingkungan sekitar, seperti serai, bawang merah, kunyit, lengkuas, jahe, hingga daun pepaya.

Bahan – bahan tersebut setelah diolah ​kemudian dicampur dengan 2 liter fenol aldoit.

​Dari proses ini, dihasilkan 5 liter pestisida alami yang siap diaplikasikan pada berbagai jenis tanaman seperti padi, jagung, maupun palawija.

​”Untuk 1 liter pestisida ini, daya jangkaunya cukup luas, bisa digunakan untuk lahan seluas 1 hektar. Sangat efektif mengendalikan hama wereng, walang sangit, hingga penggerek batang,” ujar Edi.

​Komitmen TIS Energy untuk Kelestarian Lingkungan

​General Manager TIS Energy (Blora PSC), Heri Suryanto, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong praktik pertanian yang aman dan tertata melalui Program NATA TANI.

​”Kami berupaya mendorong praktik pertanian yang lebih tertata, aman, dan berkelanjutan. Pelatihan ini diselenggarakan untuk meningkatkan pemahaman petani mengenai penggunaan herbisida dan pestisida yang tepat, efektif, dan ramah lingkungan,” jelas Heri Suryanto.

​Heri berharap, dengan beralih ke metode alami, produktivitas pertanian di wilayah Grobogan dapat meningkat drastis tanpa mengabaikan aspek kesehatan petani maupun kelestarian lingkungan sekitar.(nur)

Loading...
 

Tags
Close
Close