JAWA TENGAH

Jaga Harmoni Budaya, TIS Energy Serahkan Bantuan Kambing untuk Tradisi Nyadran Desa Pranten

KARIMUNTODAY.COM, GROBOGAN – Sebagai bentuk penghormatan terhadap kearifan lokal, TIS Energy (Blora PSC) menyerahkan bantuan hewan ternak berupa tiga ekor kambing kepada masyarakat Desa Pranten.

Bantuan ini ditujukan untuk mendukung pelaksanaan tradisi Nyadran, sebuah ritual adat tahunan yang menjadi napas spiritual warga setempat.

​General Manager TIS Energy (Blora PSC), Heri Suryanto, menegaskan bahwa kontribusi ini merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap pelestarian nilai-nilai budaya yang masih kental di tengah masyarakat.

​“Pemberian bantuan tiga ekor kambing ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen TIS Energy terhadap pelestarian nilai-nilai budaya lokal. Tradisi Nyadran bukan hanya kegiatan adat, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan dan gotong royong warga,” ujar Heri dalam keterangannya.

Heri berharap dukungan tersebut tidak hanya sekadar bantuan materi, tetapi menjadi jembatan untuk memperkuat hubungan harmonis antara operasional perusahaan dan kehidupan sosial masyarakat sekitar.

​Menghormati Leluhur, Memohon Keselamatan

​Apresiasi mendalam datang dari Pemerintah Desa Pranten. Putut Wisma, Kaur Keuangan Desa Pranten, menyampaikan terima kasih atas kepekaan sosial yang ditunjukkan oleh TIS Energy.
​Kambing bantuan tersebut rencananya akan disembelih dan digunakan dalam rangkaian ritual menghormati para leluhur Desa Pranten, yakni, ​Mbah Sahsongko, ​Mbah Nur Ahmad dan Mbah ​Surodadi.

​Ritual yang akan dilaksanakan pada Kamis, 29 Januari 2026 ini akan diisi dengan doa bersama serta tradisi Hataman Al-Qur’an.

​Harapan untuk Desa yang “Gemah Ripah Loh Jinawi”

​Bagi warga Pranten, Nyadran bukan sekadar seremonial. Putut menjelaskan bahwa inti dari kegiatan ini adalah memohon doa agar desa senantiasa diberkahi.

​“Tujuannya untuk menghormati para leluhur desa agar seluruh warga diberi keselamatan, kesejahteraan, dijauhkan dari segala musibah, serta terwujudnya tatanan masyarakat yang gemah ripah loh jinawi (tenteram, makmur, dan subur),” pungkas Putut.(nur)

Loading...
 

Tags
Close
Close