KARIMUNTODAY.COM, KUANSING – Aktivitas PETI di Desa Saik, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau hingga saat ini masih beroperasi sudah beberapa kali media ini memberitakan sampai saat ini belum ada tindakan nyata dari APH setempat bahkan terkesan dilakukan pembiaran, semua itu tidak terlepas lemahnya penegakan hukum dilakukan oleh Kapolsek Kuantan Mudik, untuk itu Kapolres Kuansing di TANTANG untuk menangkap Penambang PETI, karena tidak menutup kemungkinan Para Penambang PETI di Desa Saik di bekingi orang kuat hingga setingkat Kapolsek tidak memiliki nyali untuk melakukan penindakan tegas buktinya sampai saat ini aktivitas PETI masih beroperasi.
Salah seorang warga Kuantan Mudik minta namanya di rahasiakan (faktor kemanan-red) kepada karimuntoday.com, Kamis (29/1/2026), mengatakan, Dia menilai para penambang PETI di Desa Saik, Kecamatan Kuantan Mudik, Kuansing memiliki nyali lebih dan disenyalir dibekingi, sebab kalau tidak ada yang membekingi PETI tersebut tentu para penambang dari awal diberitakan mereka akan berhenti menambang emas secara ilegal.
” Selain menangkap Penambang PETI di Desa Saik diminta Bapak Kapolres Kuansing juga mengusut siapa aktor di belakang para penambang tersebut, sehingga mereka tidak merasa takut menambang emas secara ilegal, apabila ditemukan siapa yang membekingi para penambang tersebut di proses secara hukum, agar kedepan tidak ada lagi yang berani membekingi PETI,” Ungkapnya
Ditambahkanya lagi, Dia sangat yakin bapak kapolres kuansing menurunkan TIM nya ke Desa Saik, Kecamatan Kuantan Mudik untuk menangkap para penambang PETI,” Beberapa waktu lalu sudah dilakukan penindakan tegas oleh Polsek Kuantan Mudik dengan membakar rakit, namun ke esokan harinya mereka beroperasi kembali sampai dengan hari ini, artinya mereka penambang tidak merasa gentar sama sekali setingkat polsek,” Imbuhnya
Secara terpisah, Kapolres Kuansing, AKBP Hidayat Perdana sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai konfirmasinya terkait aktivitas PETI di Desa Saik dan salah seorang warga kuantan mudik meminta agar menangkap Penambang PETI belum dapat dimintai tanggapanya. (*)