PAYAKUMBUHSUMBAR
Melalui Payocraft, Hasil Rajutan Siswa SDN 37 Payakumbuh Tembus Malaysia

KARIMUNTODAY.COM, PAYAKUMBUH — Menjalankan fungsinya sebagai kewirausahaan, Kepala SDN 37 Payakumbuh Rosayamini menerapkan program keterampilan rajutan bagi 151 peserta didiknya, termasuk 25 siswa kelas VI yang menamatkan pelajaran tahun ini. Saat diwawancarai disela acara perpisahan, Kepala SDN 37 Payakumbuh, Rosayamini pada Selasa (30/04/2019) kepada media menerangkan bahwa dirinya dan segenap keluarga besar SDN 37 Payakumbuh komit menjalankan keterampilan merajut, anyaman dan membatik sejak dini kepada siswanya.
“membudayakan merajut sejak dini adalah program kita di SDN 37 Payakumbuh. Program ini didukung penuh Komite dan Dinas Pendidikan,”sebut Rosayamini didampingi guru pemandu rajutan Ernengsih yang tergabung dalam komunitas Rajuters Payakumbuh.
Dikatakan Rosayamini, keseriusan mengelola rajutan, anyaman dan membatik berbuah manis. Hasil rajutan di promosikan melalui Payocraft yang dikelola langsung Pemko Payakumbuh. “Alhamdulillah, rajutan siswa kita sudah Go Malaysia. Semua berkat binaan Latifah Mayasari owner Fayari Rajut kepada siswa kita. Hasil karya siswa berupa rajutan, anyaman dan membatik dipromosikan di Payocraft. Permintaan pun meningkat. Intinya, kuta sudah siapkan lulusan yang berkeahlian dan berketerampilan,”imbuh Rosayamini.
“Insyaallah, hari ini Market Day SDN 37 Payakumbuh akan diresmikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan bersama Camat Latina dan undangan. Semoga karya siswa kita semakin digandrungi, sehingga siswa kita semakin aktif dengan karya. Kita berupaya menangkal pengaruh negatif melalui kreatifitas,”pungkas Rosayamini.
Apa yang diinformasikan Kepala SDN 37 Payakumbuh menjadi kenyataan. Market Day siang itu diresmikan penuh rasa bangga oleh Kepala Diknas diwakili Kabid Dikdas, Tavril Samry bersama Camat Latina David Bachri dan undangan. “Kami bangga hasil karya siswa SDN 37 Payakumbuh,”ucap mereka.(*)
Laporan : Wahyu Uliadi
Editor : Indra H Piliang
