JAWA TENGAH
Akibat Pekerjaan Jembatan Sungai Tuntang Baru, Jalan Penghubung Antar Desa Longsor Sepanjang 15 meter

KARIMUNTODAY.COM, GROBOGAN – Jalan penghubung antar desa di Grobogan,Jawa Tengah, longsor sepanjang 15 meter dengan kedalaman 2 meter. Longsor akibat pengerukan sungai saat dilakukan pekerjaan jembatan sungai tuntang baru yang dilakukan pihak PT. Adhi Karya.
Beginilah kondisi jalan penghubung antar Desa Trisari dengan Desa Gelapan di Grobogan,Jawa Tengah. Jalan tersebut longsor sepanjang 15 meter dengan kedalaman 2 meter. Longsor terjadi pertama kali,akibat pengerukan sungai tuntang oleh pihak Balai Besar Wilayah Sungai beberapa waktu lalu yang tak kunjung ada perbaikan. Longsor semakin bertambah parah saat dilakukan pengerukan sungai saat pekerjaan jembatan baru yang dilakukan pihak PT. Adhi Karya yang sudah dimulai minggu ini. Akibat longsornya jalan satu satunya penghubung antar desa tersebut,akses warga pun terganggu,warga pun harus berputar mencari jalan alternatif agar bisa menjalankan aktifitas sehari hari.
“Longsor jalan ini saat pengerukan sungai,gak ada perbaikan. Tambah ini ada pekerjaan jembatan baru yang melakukan pengerukan sungai,jadi ya tambah longsor,” ucap Supardi warga sekitar longsoran saat dikonfirmasi wartawan di lokasi Selasa (13/9).

“Kita warga yang rumahnya dekat jalan khawatir,tanah sekitar sudah retak dan takut roboh,karena belum ada penanganan,”keluhnya
Demikian juga disampaikan Nurdin, pengguna jalan warga desa Glapan, ia harus berputar mencari jalan alternatif lain agar bisa melakukan aktivitasnya ke ladang. Karena jalan longsor dan akses jembatan ditutup karena ada pekerjaan pembangunan jembatan tuntang.
“Karena longsor dan jembatan juga ditutup ya cari jalan alternatif lain berputar-putar untuk ke ladang,”ungkap Nurdin warga Glapan.

Ironisnya, meski jalan tersebut sudah lama longsor, belum ada perbaikan dan tindak lanjut dari pihak balai besar maupun pihak PT Adhi Karya untuk memperbaiki kondisi jalan yang longsor tersebut.
“Belum ada perbaikan, kita berharap agar jalan tersebut segera diperbaiki karena warga yang dirugikan,”pinta Nurdin
Sementara itu, Kepala Desa Trisari Sutrimo,membenarkan adanya longsor jalan tersebut. Pihaknya sudah melaporkan longsornya jalan tersebut ke pihak kecamatan maupun dinas terkait. Namun belum juga ada penanganan lebih lanjut.
“Ya benar, jalan longsor sepanjang 15 meter, akibat pengerukan sungai dan pekerjaan jembatan baru. Sudah dilaporkan ,tapi belum ada penanganan dan tindak lanjut,”terang Sutrimo,Kepala Desa Trisari di lokasi longsor.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak Balai Besar Wilayah Sungai serta pihak PT. Adhi Karya selaku pelaksana pekerjaan pembangunan jembatan sungai tuntang belum bisa dikonfirmasi.(nur/red)

Loading...