JAWA TENGAH

Meski Cuaca Ekstrem, Petani Grobogan Panen Berlimpah Berkat Senyawa Humat

KARIMUNTODAY.COM, GROBOGAN – Di tengah tantangan cuaca ekstrem yang melanda wilayah Jawa Tengah selama bulan Ramadan, para petani di Kabupaten Grobogan justru membawa kabar baik. Sebagian petani mulai memasuki masa panen padi tanam pertama (MT1) dengan hasil yang melimpah dan harga jual yang menggembirakan.

​Keberhasilan ini disebut-sebut tak lepas dari penggunaan teknologi pertanian berupa senyawa humat humika yang diaplikasikan pada lahan persawahan warga.

​Hasil Panen Meningkat Signifikan

​Nur Kodir, salah seorang petani setempat, mengaku sangat bersyukur atas hasil panen kali ini. Menurutnya, penggunaan senyawa humat memberikan dampak nyata pada produktivitas gabahnya dibandingkan musim sebelumnya.

​”Biasanya satu bahu itu rata-rata dapat 23 sak, tapi setelah menggunakan pupuk senyawa humat humika, hasil bertambah menjadi 26 sak,” ujar Nur Kodir saat ditemui di sela-sela aktivitas panennya.

​Tak hanya jumlah karung yang bertambah, nilai ekonomi yang didapat petani pun sedang dalam tren positif. Saat ini, harga gabah di tingkat petani Grobogan berada di atas harga pembelian pemerintah.

​”Harganya juga bagus, di angka Rp7.200 per kilogram,” tambahnya.

​Pendampingan dari DPRD Grobogan

​Kegiatan panen raya yang berlangsung di Desa Saban, Kecamatan Gubug ini turut dihadiri oleh Anggota Komisi B DPRD Grobogan, Sholikin.

Kehadirannya bertujuan untuk melakukan pendampingan sekaligus memantau efektivitas penggunaan pupuk organik di wilayah tersebut.

​Sholikin membenarkan bahwa pengaplikasian senyawa humat humika terbukti mampu menjaga ketahanan tanaman di tengah cuaca yang tidak menentu.

​”Meskipun cuaca ekstrem, hasil panen petani naik sekitar 2 kuintal dari panen sebelumnya. Dengan senyawa humat humika, tanaman menjadi lebih subur dan tahan terhadap gangguan cuaca,” jelas Sholikin.

​Keuntungan Ganda bagi Petani

​Pihaknya juga mengapresiasi kondisi pasar saat ini yang memihak kepada para petani. Sinergi antara peningkatan hasil panen dan harga gabah yang tinggi diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani di Grobogan secara signifikan.

​”Alhamdulillah, saat ini harga gabah cukup bersahabat dengan petani. Kami berharap tren positif ini terus berlanjut di sisa masa panen musim ini,” pungkasnya.(*)

Editor : Nur Achmad

Loading...
 

Tags
Close
Close