KEPRITANJUNG PINANG

Opini: Living Environment di Masa Pandemi Covid19

Lingkungan hidup adalah tempat manusia dan makhluk hidup lainnya hidup dan melangsungkan kehidupannya. Lingkungan hidup adalah karunia dan rahmat Allah Subhanahu wa Taala kepada manusia dan makhluk hidup lainnya. Lingkungan hidup adalah warisan untuk generasi yang akan datang, oleh karena itu jangan dicemari dan/atau dirusak untuk kelangsungan hidup umat manusia dan makhluk hidup lainnya, baik masa sekarang maupun masa yang akan datang.

Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala dalam Al Qur’an Surat Al A’raf ayat 56 tentang larangan berbuat kerusakan di bumi, terjemahannya dalam bahasa Indonesia adalah, “dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah (diciptakan) dengan baik. Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap.

Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat dengan orang yang berbuat kebaikan”.

Dalam Pasal 28 H ayat (1) Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia yang merupakan Konstitusi Negara Republik Indonesia, bahwa mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat adalah hak asasi manusia. Oleh karena adanya pengakuan dan jaminan hukum dalam Konstitusi Negara Republik Indonesia mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat adalah asasi manusia, maka setiap orang harus menghormatinya.

Pada kali ini kita akan fokus lingkung hidupTanjungpinang pada masa pandemi virus Corona atau lebih dikenal dengan covit19. Dimana banyak sekali upaya memerintah membuat kebijkan- kebijakan yang menguntungkan masyarakat.

Langkah-langkah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 terus dilakukan Pemprov Kepri.

Sepanjang Jumat (20/3), Plt Gubernur H Isdianto memimpin langsung penyemprotan disinfektan di beberapa titik di Tanjungpinang. Di antara yang disemprot disinfektan adalah Kantor Barenlitbang di Pusat Perkantoran Pemprov Kepri Istana Kota Piring, Dompak Tanjungpinang.

Selain itu Masjid Raya Nur Ilahi juga dilakukan penyemprotan. Menjelang Shalat Jumat, penyemprotan dilakukan di SMA Negeri 1 Tanjungpinang. “Penyemprotan disinfektan ini merupakan salah satu langkah”.(humaskepri).

Masih banyak lagi langkah- langkah yang bisa kita lakukan dalam penggulangan dalam mencegah penyebaran covit19. Tanpa kita sadari pada masa pandemi ini, banyak sekalia manfaat yang yang bisa kita ambil.

Kita di ajari mencuci tangan dengan benar, makan-makanan yang sehat, menjaga kebersihan diri sendiri dan menjaga lingkungan sekitar agar senantiasa sehat dan tak lupa my time untuk orang yang sibuk dengan dunia kerja dan melupakan orang sekirar. Intinya banayak manfaat pada masa pandemi ini.

Tidak bisa kita pungkiri juga, ekonomi pada masa pandemi sangat di uji. Namun pememrintah tak tinggal diam dalam hal. Contohnya bantuan-bantuan yang dibagikan kapada masyarakat untuk meninganni beben ekonomi mereka.

Untuk Pemko Tanjungpinang Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menyerahkan bantuan kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam rangka penanganan penyebaran virus corona di Tanjungpinang.

Adapun bantuan tersebut berupa uang tunai sebanyak Rp750 juta, Alat Pelindung Diri (APD) 100 pack, Rapid Test 2.400 pack, Masker 5.000 pack serta Tablet Anti Virus sebanyak 2.000 pack.

Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Plt. Gubernur Kepulauan Riau H. Isdianto kepada Walikota Tanjungpinang H.Syahrul di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Itu salah satu buktinya.

 Jadi dalam menghadapi pandemi covit19 dan memutuskan rantai penyebarannya kita diwajibkan mengikuti protokol kesehatan dan jangan lupa menggunakan masker saat berpergian. “ Rubah Pandemi Jadi Akademi ”.

Penulis  : Fopi Antira

Loading...
 

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Close
Close