KARIMUNKEPRI

Pemkab Karimun Melarang Kerumunan Disaat Perayaan Nataru

KARIMUNTODAY.COM, KARIMUN – Dalam rangka perayaan natal dan tahum baru 2021, Pemerintah Kabupaten Karimun provinsi kepulauan riau melarang masyarakat berkerumunan disaat perayaan Natal serta pergantian tahun 2021, Dalam Surat Edaran Nomor : 300/SET-COVID-19/Xll/22/2020 Tentang peningkatan kewaspadaan terhadap aktivitas masyarakat selama libur natal dan menyambut tahun baru 2021 dimasa pandemi covid-19.

Langkah ini diterapkan menyusul bertambahnya jumlah pasien positif covid-19 yang ada dikabupaten karimun, sejak bulan november sampai awal desember.

Bupati Karimun Dr. H Aunur Rafiq mengatakan, untuk saat ini pemerintah kabupaten karimun sedang berupaya untuk memutuskan mata rantai penyebaran covid-19 sekaligus menurunkan jumlah kasus penambahan pasien yang terkonfirmasi covid-19.

“Tidak ada perayaan natal dan tahun baru, kami melarang kegiatan tersebut yang dapat menimbulkan keramaian, hingga berkerumunan.”Tegasnya (24/12)

Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah kabupaten karimun dalam melakukan pencegahan penyebaran covid-19 seperti menerapkan 3M( Mencuci tangan, Memakai masker, Menghindari kerumunan ) akan di aplikasikan pada diawal awal bulan desember ini.

Rafiq juga menjelaskan, untuk saat ini perayaan memang sedikit dilarang, akan tetapi untuk ibadah natal di gereja tetap di perbolehkan.

Namun, Rafiq mengatakan jumlah ummat yang beribadah di gereja tersebut dibatasi hingga 50 persen dari kapasitas gereja.

“Surat edaran tersebut, sudah kami sebar ke camat dan kesetiap gereja yang ada, upaya ini kami lakukan agar masyarakat terhindar dari kerumunan yang menyebabkan terkonfirmasi covid19.”Ucapnya

Ia juga mengatakan, kurang nya kesadaran masyarakat karimun atas kesehatan dirinya serta kurangnya perhatian terhadap menerapkan protokol kesehatan menjadi faktor pemicu utama meningkatnya kasus terkonfirmasi covid-19.

Dikatakan, akan memperketat pemberlakuan jam malam, serta meningkatkan pengawasan dikawasan yang kasus positif tertinggi di kecamatan seperti karimun, tebing, meral, dan meral barat.

“Banyak masyarakat yang menyepelekan hal tersebut serta bandel, membuat zona karimun menjadi merah kembali.”ungkapnya

Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Karimun, hingga Rabu (23/12/2020) total kasus positif Covid-19 tercatat mencapai 308 orang. Rinciannya, 14 orang meninggal dunia, 242 orang sembuh dan sisanya 52 orang masih dirawat serta isolasi mandiri.(*)

Penulis  : Risky
Editor     : Lukman Hakim

Loading...
 

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Close
Close