SUMATERA UTARA
Polres Tebingtinggi Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Mobil Tertabrak Kereta Api, 8 Orang Meninggal Dunia
KARIMUNTODAY.COM, TEBINGTINGGI – Jajaran Polres Tebingtinggi bergerak cepat menangani kecelakaan lalu lintas antara mobil penumpang Toyota Avanza dengan Kereta Api Sri Bilah Utama yang terjadi diperlintasan kereta api sebidang tanpa palang pintu di Lk III Kelurahan Tebingtinggi Kecamatan Padanghilir Kota Tebingtinggi – Sumut, pada Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.
Begitu menerima laporan, personel Satlantas Polres Tebingtinggi yang dipimpin oleh Kasat Lantas AKP Lidya, S.Tr.K., S.I.K., M.H., bersama Unit Gakkum, tim Inafis, dan personel Polsek Padanghilir segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi korban, pengamanan TKP, serta olah TKP.
Diketahui kecelakaan melibatkan mobil Toyota Avanza dengan nomor polisi BK 1657 ABP yang dikemudikan Abdul Kadir dengan delapan penumpang. Kendaraan tersebut tertabrak Kereta Api Sri Bilah Utama KA U53 yang melaju dari arah Rantau Prapat menuju Tebingtinggi.
Dengan sigap, personel kepolisian melakukan pertolongan pertama, mengevakuasi korban dari dalam kendaraan, serta membawa seluruh korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Tebingtinggi untuk mendapatkan penanganan medis.
“Begitu tiba dilokasi, prioritas kepolisian adalah penyelamatan korban dan pengamanan lokasi agar tidak menimbulkan resiko lanjutan”, ujar Kasi Humas Polres Tebingtinggi AKP Mulyono dalam keterangannya.
Berdasarkan hasil pendataan awal oleh Polres Tebingtinggi, 8 orang dinyatakan meninggal dunia, sementara 1 orang lainnya mengalami luka serius dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di IGD RS Bhayangkara Tebingtinggi.
Selain penanganan medis, Polres Tebingtinggi juga langsung melakukan pengamanan barang bukti, pemeriksaan saksi-saksi, serta koordinasi dengan pihak PT KAI guna kepentingan penyelidikan.
Dari informasi yang dihimpun petugas dilapangan, rombongan korban diketahui melakukan perjalanan dari Kabupaten Deli Serdang untuk menghadiri acara keluarga di Batu Bara, kemudian menjenguk keluarga yang sakit di Sei Sigiling, dan saat kejadian hendak kembali ke Deli Serdang.
Polres Tebingtinggi menghimbau masyarakat untuk lebih waspada saat melintasi perlintasan kereta api tanpa palang pintu, serta selalu mendahulukan keselamatan dengan memastikan kondisi aman sebelum melintas. (MS)