JAWA TENGAH
Soal Aksi Warga Kampung lor Swadaya Bangun Jalan, Ini Tanggapan Kepada Desa Curug

KARIMUNTODAY.COM, GROBOGAN – Sejumlah warga di Desa Curug Kampung lor secara swadaya membangun jalan kampung dengan cara swadaya warga.
Kondisi jalan itu menjadi perhatian warga mengingat kondisi jalan rusak dan sering tergenang air saat musim hujan. Karena kondisi jalan tersebut,seringkali membuat warga jatuh.
Menanggapi aksi warga secara swadaya membangun jalan kampung tersebut, Kepala Desa Curug Aris Sofyan mengatakan pihaknya sebelumnya tidak mengetahui jika ada warga yang melakukan pengecoran jalan secara swadaya. Mengingat tidak ada pemberitahuan ke desa. Ia baru mengetahui setelah viral di media sosial. Namun ia menyambut baik langkah warga dan mengapresiasi ide warga yang telah melakukan pengecoran jalan kampung di RT 05 RW 02 dengan cara swadaya untuk membangun jalan.
” Sebagai kepala desa saya menyambut baik dan mengapresiasi langkah warga yang secara swadaya membangun jalan kampung bersama sama secara swadaya. Tapi, lebih bagus lagi pemerintah desa digandeng,duduk bareng tidak seenaknya sendiri,” ujar Kepala Desa Curug Aris Sofyan saat ditemui di kantor desa. Rabu (27/08/2025) siang.
Pihaknya menjelaskan,jalan kampung yang dilakukan pengecoran warga secara swadaya tersebut sebetulnya sudah dianggarkan pembangunannya di tahun 2026 melalui anggaran desa.
” Untuk jalan sepanjang kurang lebih 100 meter di RT 05 RW 02 sebenarnya sudah di rabat beton, dan sudah kita alokasikan untuk tahun anggaran 2026 dari anggaran bantuan provinsi. Informasi itu, sudah kita sampaikan ke pemangku wilayah di RT setempat,” ujar Kepala Desa Curug Aris Sofyan.
” Saya harap warga bisa bersabar dan mari duduk bersama untuk membangun desa. Apalagi tahun ini anggaran untuk fisik juga banyak yang dialihkan karena ada program ketahanan pangan,” jelas Kepala Desa.
Sebelumnya diberitakan sejumlah warga di Kampung lor Desa Curug,Kecamatan Tegowanu,Kabupaten Grobogan melakukan pengecoran jalan kampung secara swadaya.
Aksi pengecoran jalan secara swadaya tersebut dilakukan warga, mengingat kondisi jalan tersebut licin saat musim hujan dan belum ada perbaikan dari desa.(nur)
