
KARIMUNTODAY.COM, PEKANBARU, – Penggalangan dana bantuan dan sembako menjadi bagian rangkaian program Qur’an Camp SMA Negeri 10 Pekanbaru sejak hari pertama bulan Ramadan. Momentum setiap tahun khusus bulan Ramadan ini menjadi perhatian serius pihak sekolah untuk saling berbagi dalam praktek kebaikan.
Program berkelanjutan yang memasuki tahun keempat di tahun 2026 ini, dimulai penggalangan sembako, zakat, zakat fitrah, penggalangan dana untuk anak yatim dan yatim piatu serta penggalangan dana untuk kaum dhuafa. Program yang berjalan selama masa sekolah di Bulan Ramadan 1447 ini, telah tercapai penyaluran 250 paket dana bantuan dan paket sembako. “Kegiatan ini menjadi rangkaian kegiatan Wisuda Tahfiz yang menjadi puncak para Tahfiz pada Karantina Quran Camp. Kita berharap di bulan suci Ramadan ini kita bisa berbagi praktek kebaikan kepada saudara saudara seiman,” ujar Abdul Gafar, M.Pd, Kepsek SMAN 10 Pekanbaru, Kamis (12/3/2026).
Dijelaskan, penggalangan dana untuk anak yatim berhasil disalurkan dana Rp300.000 per satu orang anak dengan jumlah anak yatim dan piatu sebanyak 94 orang. Sedangkan untuk sembako mencapai 130 paket dan masing-masing paket seharga Rp250.000.
Sedangkan paket besar senilai Rp2.200.000 disalurkan pada Panti Asuhan, Rumah Tahfiz dan Pesantren. “Sudah empat kali kita selalu rangkai kegiatan ini untuk Semarak Wisuda Tahfiz SMAN 10 Pekanbaru. Jadi, kita tidak hanya laksanakan program menghapal Alquran saja, tetapi juga ada kegiatan lain bekerjasama dengan guru, siswa dan orangtua siswa, hingga terkumpul bantuan sebagaimana terlihat pada acara tadi,” pungkas Abdul Gafar sembari berharap kita kedepan, ikon SMAN 10 Pekanbaru ini terus berjalan dan lebih meningkat lagi.
Pada proses Wisuda Tahfiz tahun ini, terdapat sebanyak 118 Hafiz dan Hafizah mengikuti prosesi sakral di halaman sekolah yang dipandu langsung Ustadz Ghulam. Jumlah ini melebihi jumlah peserta di tahun sebelumnya. “Ini suatu bukti keseriusan program Ramadan di SMA 10 sangat diminati para siswa Hafiz dan Hafizah,” pungkas Kepsek lagi.
Suasana haru mewarnai prosesi wisuda, karena ikut didampingi orang tua masing-masing para Hafiz dan Hafizah. Para Tahfiz yang menghapal Alquran, sebelumnya telah dikarantina selama 10 hari dipandu ustadz dan ustazah serta guru yang kompeten di bidangnya.
Menyaksikan seluruh rangkaian acara, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Riau Erisman Yahya diwakili Kacabdis, sangat mengapresiasi langkah serius dilakukan SMAN 10 Pekanbaru.
Apalagi diketahuinya, selama empat tahun berjalan, kegiatan Qur’an Camp SMAN 10 Pekanbaru menunjukkan perkembangan signifikan. Bukan hanya dari sisi kuantitas, tapi juga kualitas didikan kepada para Tahfiz.
Pada kesempatan tersebut, selain dihadiri seluruh orang tua para Hafiz dan Hafizah, juga hadir Pengawas Sekolah, Ketua Komite Sekolah, pimpinan Bank Riau Kepri Syariah Imam Munandar, direktur perguruan tinggi swasta terkemuka dan lainnya. (rid)