JAWA TENGAH

Jenazah Almarhum Pratu Agung Pamuji Laksono Di Makamkan Kampung Halaman Desa Tegowanukulon

KARIMUNTODAY.COM, GROBOGAN – Jenazah Pratu Agung Pamuji Laksono, anggota Satgas Pamtas Mobile RI-PNG Yonif 7/Marinir tiba di rumah duka di Desa Tegowanu Kulon, Kecamatan Tegowanu, Grobogan, Jawa Tengah pada pukul 17.40 WIB, Rabu (23/8/2023). Jenazah almarhum diantar ambulance kendaraan TNI AL diiringi sejumlah mobil berplat Jakarta.

Tampak Ketua DPRD Grobogan Agus Siswanto beserta Dandim 0717/Grobogan Letkol Arh. Muda Setyawan dan para Danramil datang ke rumah duka untuk melepas kepergian almarhum.

Isak tangis keluarga mengiringi penurunan peti jenazah Pratu Agung dengan bungkus bendera merah putih dari mobil ke rumah duka. Seusai penurunan peti, petugas meminta warga dan awak media menjauh dari peti dan tidak diperbolehkan mengambil gambar. Mengingat keluarga almarhum ingin melihat jasad almarhum untuk terakhir kalinya.

Terdengar tangis histeris dari keluarga dan kerabat, saat peti jenazah almarhum dibuka. Sementara warga sekitar hanya bisa melihat dari luar rumah, karena peti dikelilingi kain berwarna merah putih.

Setelah itu, jenazah almarhum Pratu Agung kemudian dinaikan mobil ambulans TNI AL lagi untuk proses pemakaman.

Namun, saat jenazah almarhum hendak diberangkatkan, terjadi peristiwa mobil ambulans tersebut mogok. Padahal,sebelumnya mobil ambulans tersebut dalam keadaan normal. Hingga akhirnya para anggota marinir tersebut mendorong mobil ambulans tersebut secara bergantian hingga tiba di pemakaman umum desa setempat yang lokasinya sekitar 1 kilometer dari rumah duka.

Jenazah almarhum akhirnya dimakamkan di pemakaman umum desa setempat dengan diiringi tembakan salvo para anggota mariner.

Sunarto, salah satu tetanga dekat korban mengatakan, warga setempat sudah mengetahui kabar meninggalnya Pratu Agung beberapa hari lalu dari pihak keluarga.

”Sudah ada kabar meninggalnya hari minggu dari keluarga. Jenazah kabarnya hari Kamis diantar ke rumah duka, tapi dapat kabar lagi jadi Rabu hari ini,” ucapnya,Rabu(23/8/2023).

Sunarto menambahkan, Pratu Agung merupakan pribadi yang baik dan pendiam. Pratu Agung sendiri sejak tahun 2017 diterima menjadi tentara belum ada satu tahun menikah. Almarhum meninggalkan seorang istri yang sedang hamil lima bulan.

‘Almarhum orangnya baik, pendiam,tidak nek-neko. Sudah menikah hampir 1 tahun. Istrinya sedang mengandung,lima bulanan,” imbuh Narto.(nur)

Loading...
 

Tags
Close
Close